Minggu, 23 Oktober 2016

Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia Kelamku

Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia Kelamku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kring… kring… kring suara jam berdering kencang bagaikan petir yang menyambar di kamar Feli. Feli pun perlahan-lahan membuka matanya. Hari ini aku ngantuk banget tapi aku harus bangun. karena hari ini pertama kalinya aku menerima mata pelajaran di bangku perkuliahan. Feli pun segera bergegas bangun untuk mepersiapkan dirinya untuk segera berangkat ke kampus. Setelah Feli selesai mandi Felipun menata barang-barang bawaanya untuk dibawanya ke kampus. Di saat itu pula Feli tiba-tiba melamun dan di dalam hatinya ia pun berkata, andai aku bisa masuk di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Yogja, pasti aku akan senang tapi ternyata Tuhan berkata lain, aahh… tapi mungkin Tuhan telah memberikan yang terbaik untukku walaupun Feli berkuliah di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surabaya tapi Feli harus tetap bersyukur karena bagaimanapun juga masih banyak orang-orang di luar sana yang tidak bisa melanjutkan sekolahnya di bangku perkuliahan yang disebabkan karena berbagai alasan, tapi Feli lain dari mereka, walau Feli dibesarkan dari keluarga sederhana tapi Feli masih bisa berkuliah walaupun dengan bantuan kak Doni. Akhirnya Fe
... baca selengkapnya di Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia Kelamku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 20 Oktober 2016

Demi Ibu

Demi Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hari libur yang cerah ini kuhabiskan untuk membantu Ibu di Restoran miliknya, Seasons Food. Restoran ini di beri nama seperti itu, karena di sini selalu mempunyai tema musim, seperti musim semi dan gugur. Tahun ini, Seasons Food bertema musim dingin, menu yang paling diutamakan adalah makanan dan minuman yang hangat. Restoran ini adalah peninggalan Almarhum Kakekku, beliau mewariskan Restoran ini kepada Ibu karena hanya Ibu adalah satu-satu anaknya yang pandai memasak. Seasons Food sudah berdiri hampir 15 tahun, namun, kualitasnya sangat terjamin dan tidak pernah berubah.
“Bu, ini pesanan meja nomor dua belas…” ujarku kepada Ibu yang sedang mengatur para karyawannya.
“Eh… iya Ibu lupa, terima kasih ya! Oh ya, kamu tidak lelah? kalau sudah lelah istirahat saja dulu, ya!” jawab Ibu yang segera mengalihkan pandangannya kepadaku.
“Tidak, Bu… Aku belum lelah. Aku kerja lagi ya! Pelanggannya sudah banyak yang datang…” seruku.
“Ya sudah kalau itu maumu,” jawab Ibu seraya tersenyum tipis dan segera melanjutkan pekerjaannya.
Aku segera menghampiri pelanggan yang baru masuk ke dalam Restoran, mereka adalah 4 orang remaja yang seumuran denganku.
“Selamat siang, ingin pesan apa?” sapaku.
“Hmmm… boleh k
... baca selengkapnya di Demi Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 15 Oktober 2016

Hari Kartini

Hari Kartini Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pagi ini wanita tua itu kembali menarik gerobak sampah. Jalannya agak terpincang-pincang, entah karena kakinya sakit atau karena keberatan menarik gerobaknya. Sandal jepit yang mengalasi kakinya, seperti baju kaos dan roknya yang lusuh, sudah tak jelas warna aslinya. Entah karena terlalu lama usianya, atau karena terlalu banyak debu yang bersarang di sana. Karena mungkin berat, jalannya juga cuma nggremet seperti truk gandeng mercy yang kepalanya nonong itu. Pengendara di belakangnya memperlambat laju motornya, memberi kesempatan kendaraan dari lawan arah. Beberapa orang yang memburu waktu, mengantar istrinya berkebaya lengkap hendak upacara di kantor wali kota, mungkin berguman: bikin macet saja!

Karena bertepatan dengan hari peringatan tentang hakekat wanita Indonesia, tadi malam Si Tini, cucunya, iseng-iseng bertanya kepada perempuan itu.

“Tanggal 21 April itu hari apa mbah?”

“Ya, hari Minggu!” jawab Mak Inah dangkal, tanpa mengena pada esensi pertanyaan cucunya. Tini pun tak melanjutkan pertanyaannya. Ia tahu benar, tak ada jawaban yang lebih benar dari pada jawaban neneknya.

Ya, ia benar. Memang tanggal 21 April tahun ini jatuh padahari Minggu. Ia tidak salah sebab ia tidak lagi ingat akan pelajaran sejarah di sekolah dulu. Atau, ia memang tidak mengenal apa itu Hari Kartini, karena ia mungkin saja tidak pernah sekolah. Yang ia
... baca selengkapnya di Hari Kartini Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 12 Oktober 2016

Pohon, Daun dan Angin

Pohon, Daun dan Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal ?

POHON

Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon.

AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku.

AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali...

Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya. ..

Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..

Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja.

AKU menyukainya. .sangat menyukainya. .

Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandirian nya..kepandaiann ya dan kekuatannya. ..

Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena...

AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku...

AKU takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang...

AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya. ..

AKU merasa dia adalah "sahabatku". ..

AKU akan memilikinya tiada batasnya...tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia...

Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini...

Dia tau AKU mengejar gadis2 lain d
... baca selengkapnya di Pohon, Daun dan Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 04 Oktober 2016

Gratis Sepanjang Masa

Gratis Sepanjang Masa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:

Untuk memotong rumput Rp. 5000

Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000

Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000

Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000

Untuk membuang sampah Rp. 1000

Untuk nilai yang bagus Rp. 3000

Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000

Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000

Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:

Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis

Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis

Untuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendoakan kamu, gratis

Untuk se
... baca selengkapnya di Gratis Sepanjang Masa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu